Muhammad

“Kelebihan dan kemuliaan Sholawat kepada Baginda Rasulullah SAW”

ASSALAMUALAIKUM WR.WB

Ketika Imam Sufyan ats-Tsauri melaksanakan ibadah Haji, beliau kebetulan selalu bersama dengan seorang pemuda yg tidak berdo’a apapun kecuali hanya dengan bersolawat kepada Nabi Muhammad saw. Baik ketika berada di Ka’bah, di Padang Arafah, di Mudzdalifah dan Mina, atau ketika thawaf di Baitullah, pemuda tersebut hanya bersolawat kepada Nabi Muhammad saw.

Hal inipun membuat Sufyan ats Tsauri merasa heran, dan berprasangka bahawa mungkin saja pemuda tersebut tidak menghafal dengan do’a2 yg lain.

Saat kesempatan yang tepat datang, Sufyan ats Tsauri pun berkata kepadanya dengan hati-hati :
“Wahai Sahabatku, ada doa khusus untuk setiap tempat, namun di setiap tempat aku tidak melihatmu berdo’a kecuali hanya dgn bersolawat kpd Nabi saw. Jika engkau tidak mengetahui do’a2 tersebut, perkenankanlah aku mengajarimu”.

Pemuda itu pun bertanya : “Siapakah gerangan dirimu?”.

Sufyan pun menjawab : “Aku adalah Sufyan Ats Tsauri”.

“Seandainya Engkau bukan seseorang yg ternama di seluruh negeri karena kedekatanmu kpd Allooh, niscaya aku tdk akan bercerita mengenai hal ini kpdmu”. jwb Pemuda itu setelah mengenali nama Imam Sufyan ats Tsauri.

Sebenarnya aku tahu semua do’a di setiap tempat dan aku hafal semua itu, akan tetapi izinkanlah aku bercerita, tentang apa yg terjadi padaku agar engkau mengerti maksud tindakkanku selalu bersholawat kpd Nabi saw.

Pemuda itu pun mulai bercerita : “Aku berasal dari Khurasan, tahun yg lalu aku berangkat berhaji bersama dgn ayahku, sesampainya di kota mekkah, Ayahku meninggal dalam keadaan yg menyedihkan, seluruh anggota badannya di hitamkan oleh Allah Rabbul aalamiin..

Hal ini membuat ku sangat malu kepada para jamaah rombongan yg lain, sehingga aku selalu menutupi tubuh ayahku dengan kain. Dalam hati aku minta kepada Allah agar ayahku di ampuni dosa2nya dan tidak di permalukan seperti itu. Dan sewaktu aku meratapi nasib ayahku tersebut, diantara sedar dan tidak, aku tertidur, dan bermimpi tiba2 ada seorang datang yg sangat tampan, berbau sangat harum, berwibawa dgn berpakaian putih bersih.

Orang tersebut mendekati jenazah ayahku dan membuka kain penutupnya kemudian mengusap tubuh ayahku dengan tangannya yg penuh cahaya. Sehingga jenazah ayahku yg tadinya hitam pekat, saat itu telah berubah menjadi putih bersih dan dalam keadaan tersenyum.

Setelah menutupkan kembali kain pada tubuh ayahku, orang itu pun pergi. Namun segera aku memegang jubahnya dan bertanya :
“Wahai Org sangat yg baik hati, Siapakah Engkau sehingga mau menolong ayahku?”.

Orang itupun menjawab : “Tidakkah engkau mengenaliku?”.

“Tidak” jawabku.

Orang itupun lalu berkata :
“Aku adalah Muhammad bin Abdillah (Nabi SAW), .. Ayahmu, adalah orang yg telah melampaui batas dan selalu bermaksiat kepada Allah semasa hidupnya, tetapi Ayahmu tdk pernah melupakan aku, Ia mempunyai waktu2 tertentu dan dengan istiqamah ia selalu bersolawat kepadaku.

Saat ayahmu meninggal, Ia meminta pertolonganku, Akupun datang utk membantunya, karena Aku tidak akan pernah lupa dengan siapapun yg mengingatku dan bersolawat kepadaku”.

Setelah itu, Beliau SAW pun pergi. Ketika sadar, aku mendapati ayahku, telah berubah keadaan jenazahnya seperti yg ku mimpikan itu.

Wahai Imam Sufyan ! Mulai sejak saat kejadian itulah, aku tinggalkan semua do’a2, dan aku mulai membiasakan diriku untuk selalu bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, bilapun dan dimanapun.

Sufyan ats Tsauri merasa sangat kagum, dengan apa yang di ceritakan pemuda tersebut.

Rasulullah SAW bersabda :

“Barang siapa yang lupa (tdk mau) untuk bersolawat kepadaku, maka ia telah salah jalannya untu ke syurga” ( Ibnu majah).

Di riwayat lain dikatakan : “Barang siapa bersolawat kepada Nabi SAW sekali, maka Allah Rabbul aalamiin memberinya Rahmat 10, mengampuni 10 dosanya, meningkatkat derajatnya 10x, dan menulis kebaikan untuknya 10.”

Wahai saudaraku seiman, “Adakah sesuatu yang lebih agung dari Rahmat Allah?”. Jika kita baca 10x sholawat berapa rahmat yang kita dapat? Jika 100x , jika 1000x maka berapa banyak rahmat Allah yg kita dapatkan..?

Satu komentar pada ““Kelebihan dan kemuliaan Sholawat kepada Baginda Rasulullah SAW””

Tinggalkan Balasan