taqwa_by_mystafa-d5ed8yc

Wasiat dan Nasihat Habibuna Tentang Taqwa

Rangkuman Wasiat dan Nasihat Habibuna Tentang Taqwa di Surabaya

(ومن يتق الله يجعل له مخرجا ويرزقه من حيث لا يحتسب) (الطلاق : 2-3)
“dan barang siapa bertaqwa kepada Allah maka Allah
akan memberikannya jalan keluar (dari masalah) dan Allah akan memberikannya rizki dari tempat yang ia tidak sangka.” (Q.S. Al Thalaq: 2-3)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : لاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَنَاجَشُوا وَلاَ تَبَاغَضُوا وَلاَ تَدَابَرُوا وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُوْنُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَاناً. الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يَخْذُلُهُ وَلاَ يَكْذِبُهُ وَلاَ يَحْقِرُهُ.

التَّقْوَى هَهُنَا –وَيُشِيْرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ –

بِحَسَبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ، كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ

[رواه مسلم]
Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: “Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, (dia) tidak menzaliminya dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak menghinanya. Taqwa itu disini (seraya menunjuk dadanya sebanyak tiga kali). Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim atas muslim yang lain; haram darahnya, hartanya dan kehormatannya.”
(Riwayat Muslim)
﴿ أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ* الَّذِينَ آَمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ*لَهُمُ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآَخِرَةِ لَا تَبْدِيلَ لِكَلِمَاتِ اللَّهِ ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ ﴾
[ سورة يونس : 62-64]

“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.
Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. (Yunus: 62-64)

RENUNGAN

√ Taqwa letaknya adalah di Hati.

√ Firman Allah Swt.:
{إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ}
Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa. (Al-Maidah: 27)
Hanya amal sholih yg dihiasi dengan ketaqwaan lah yg akan diterima Allah.

√ Jadi tanyalah pada hatimu, amalmu hanya untuk Allah dan RasulNya semata ataukah untuk hal lain!?

√ Orang yang bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya Taqwa didalam hatinya, tidak akan merasa sedih ataupun takut akan urusan dunianya maupun akhiratnya. (seperti halnya janji Allah kepada para ulama dalam ayat tsb).

√ Bertanya-tanyalah pada hati kita, apa yang kita perbuat hari ini untuk Allah dan Rasulnya, untuk kebaikan diri kita, dan apa yg kita perbuat untuk manusia????

√ Tiada penolong selain Allah, tiada dalil selain
rasulullah, tiada tambahan kecuali taqwa, tiada amal selain sabar (dalam beramal).
Intinya, kebaikan tidak akan bisa dikatakan benar-benar baik di dunia mapun akherat jika tidak ada taqwa, keburukan tidak akan terhindarkan di dunia maupun di akherat
kecuali dengan taqwa.

√ Demikianlah bagaimana Allah memuliakan orang-orang yang bertaqwa, selain diberikan ilmu,
jalan keluar dan rizki yang tidak disangka-sangka. Orang yang bertaqwa juga diberikan tempat mulia di sisi Allah SWT.
إن أكرمكم عند الله أتقاكم (الحجرات: 13)
“sungguh sebaik-baik kalian di sisi Allah adalah orang
yang paling bertaqwa dari kalian.” (Q.S. Al Hujurat: 13)

Semoga Allah menggolongkan kita kedalam hambaNya yg sholihin dan muttaqiin. Aamiin
جعلنا الله وإياكم من عباده الصالحين المتقين. آمين.

Tinggalkan Balasan