Arsip Kategori: Tauhid

Keutamaan hari Jum’ah

فــضل يوم الجمـعه:
Keutamaan hari Jum’ah
1⃣ قال رسول الله ﷺ :
Rosul Saw telah bersabda;
﴿ *مَن غسَّلَ يومَ الجمعةِ واغتسلَ ، ثم بكَّرَ وابتكرَ ،
Siapa orang yang membasuh kepalanya&mandi seluruh badannya(menjima’ istrinya sehingga dia harus mandi wajib)dihari jum’ah&
berpagi-pagian didalam berangkat jum’ah&mendapatkan waktu pertama kali dari waktu khutbah
ومشَى ولَم يركبْ
Berjalan menuju jum’atan,tidak naik kendaraan
ودَنا مِن الإمامِ فاستمعَ ولَم يَلْغُ
Dan mendekat dari imam,mendengarkan dwngan sungguh didalam penyampaian khutbah&tidak berbuat sesuatu yang terkesan tidak serius didalam mendengarkan khutbah
كان لهُ بكلِّ خُطوةٍ عملُ سنةٍ أجرُ صيامِها وقيامِها* ﴾
Maka untuknya,setiap langkah dia mendapatkan pahala seperti ibadah 1 tahun,pahala ibadah puasa&melaksanakan ketoatan kepadaNya
‏‏ • من حديث ﺃﻭﺱ ﺑﻦ ﺃﻭﺱ ﺍﻟﺜﻘﻔﻲ- ﺭﺿﻲ ﺍلله عنه – ﺭﻭﺍﻩ (ﺃﺣﻤﺪ)(ﻭﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ) (345)(ﻭﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ) ﻭﻗﺎﻝ ﺣﺪﻳﺚ ﺣﺴﻦ
———————–
2⃣ قال رسول الله ﷺ :
Rosul Saw bersabda
﴿ *لا يغتسلُ رجلٌ يومَ الجمعة ويتطهر ما استطاع مِن
طُهر ،
Tidak-lah mandi seseorang dihari jum’ah,bersuci semampunya dirinya didalam bersuci
ويَدَّهن مِن دُهنِه
Meminyaki rambut semampunya dia
أو يَمَس مِن طِيب بيتِه
Menggunakn wewangian yang dimiliki
ثم يَخرج فلا يُفَرِّق بين اثنين
Kemudian berangkat kemasjid tanpa melangkah-langkahi
ثم يُصلي ما كُتِب له
Kemudian dia sholat yang sudah diwajibkan untuknya
ثم يُنصِت إذا تَكلَّم الإمام إلَّا غُفِرَ له ما بينَه وبين الجمعة الأُخرى* ﴾
Kemudoan dia diam ketika imam berkhutbah kecuali akan diampunkan untuknya apa-apa yang terjadi padanya antara tersebut sampai jum’ah berikutnya
• من حديث سلمان الفارسي
– رضي الله عنه – رواه (البخاري) (843)
———————–
3⃣ قال رسول الله ﷺ :
Rosul Saw telah bersabda;
﴿مَن توضأَفأحْسَنَ الوضوء ثم أتى الجمعة فأستمعَ وأنصَت غُفِرَ له ما بينَه وبين الجمعة وزيادة ثلاثة أيام ومَن مَسَّ الحصى فّقّد لَغَا﴾
Siapa orang yang berwudhu’ dengan sebaik-baik wudhu,kemudian menuju solat jum’ah,mendengarkan khotib&diam/tenang,diampuni untunya antara jum’ah tersebut sampai jum’ah berikutnya ditambah 3 hari…dan siapa yang mempermainkan tongkatnya maka benar-benar sia-sia(tidak serius didalam rangkaian jum’ah-nya)
• من حديث أبي هريرة – رضي الله عنه – رواه مسلم (857) .
———————–
4⃣ قال رسول الله ﷺ :
Rosul Saw telah bersabda
﴿مَن قرَأ سورةَ الكهفِ في يومِ الجمُعةِ أضاء له منَ النورِ ما بين الجمُعتَين ﴾
Siapa oranh yang membaca surat Kahfi dihari jum’ah,ALLAH akan meneranginya memberikan cahaya untuknya sampai jum’ah berikutnua
• من حديث أبي سعيد رواه (البيهقي) في (السنن الكبرى) (5856)
———————–
5⃣ قال رسول الله ﷺ :
Rosul Saw bersabda;
﴿ أكثِروا الصَّلاةَ عليَّ يومَ الجمُعةِ وليلةَ الجمُعةِ ، فمَن صلَّى عليَّ صلاةً صلَّى اللهُ عليهِ عَشرًا ﴾
Perbanyak-lah kamu sekalian sholawat terhadap diriku dihari&malam jum’ah,maka siapa yang bersholawat kepadaku sekali saja maka ALLAH bersholawat kepadanya 10 kali
• من حديث أبي الدرداء وأنس وجماعة – رضي الله عنهم – رواه (البيهقي) وغيره .
———————–
6⃣ قال رسول الله ﷺ :
Rosul Saw bersabda;
﴿ يومُ الجمعة اِثنتا عشرة ساعة ، لايُوجدُ فيها عَبْدٌ مُسلم يَسألُ اللهَ شيئاً إلاَّ آتاهُ إيَّاه فالتَمِسُوها اخِر ساعة بعد العصر}
Hari jum’ah 12 jam,tidak didapatkan didalam waktu tersebut seorang hamba muslim berdo’a kepada ALLAH dengan satu permintaan,kecuali ALLAH akan memberikan kepadanya apa yang dipinta,maka carilah waktu mustajab tersebut terutama di akhir waktu setelah asar
• من حديث جابر – رضي الله عنه – رواه (أبوداود) ( 1048) والنسائي (1389)
———————–
7⃣ قال رسول الله ﷺ :
Rosul Saw bersabda;
﴿ إنَّ في الجُمُعة لَساعةً لا يُوافِقُها مُسلمٌ قائمٌ يُصَلِّي يَسألُ اللهَ خيراً إلا أعطاه إيَّاه ﴾
Sesungguhnya dihari jum’ah ada satu waktu,tidaklah seorang mu’min diwaktu tersebut ibadah(sholat),meminta suatu kebaikan kepada ALLAH kecuali ALLAH akan memberikan kepadanya apa yang dia pinta
• من حديث ﺃﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ – ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ – ﺭﻭﺍﻩ (ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ) (893) (ﻭﻣﺴﻠﻢ) (852) .
————————
يقول ابن القيم رحمه الله :
Berkata Ibnul Qoyyim Ra
من مغرب يوم الخميس إلى مغرب الجمعه ‏كل ثانيه فيها خزائن من الحسنات فليُكثر من الصلاة على النبي ﷺ.
Mulai waktu maghrib hari kamis sampai waktu maghrib hari jum’ah,setiap detiknya diantara waktu tersebut adalah simpanan-simpanan dari berbagai pahala,maka hendaklah memperbanyak dari sholawat atas Nabi Saw
عن عبد الرحمن بن عوف رضي الله عنه :
Dari ‘Abdur-Rohman bin ‘Auf Ra
*﴿أن النبي صلى الله عليه وسلم سجد فأطال ،
Seaungguhnya Nabi Saw suatu saat sujud&memanjangkan didalam sujudnya
فلما رفع قيل له في ذلك ،
Ketika beliau selesai dari sujudnya,ditanyakan penyebab Nabi memanjangkan sujudnya
فقال : أخبرني جبرائيل أن من صلى علي مرة صلى الله عليه عشرا فسجدت شكرا لله تعالى*﴾ ✨
Beliau bersabda;Jibril telah mengkhabariku sesungguhnya siapa orang yang bersholawat kepadaku sekali saja,ALLAH bersholawat padanya 10 kali,maka aku sujud sebagai bentuk syukur kepada ALLAH SWT
رواه أحمد .. ..

Wasiat dan Nasihat Habibuna Tentang Taqwa

Rangkuman Wasiat dan Nasihat Habibuna Tentang Taqwa di Surabaya

(ومن يتق الله يجعل له مخرجا ويرزقه من حيث لا يحتسب) (الطلاق : 2-3)
“dan barang siapa bertaqwa kepada Allah maka Allah
akan memberikannya jalan keluar (dari masalah) dan Allah akan memberikannya rizki dari tempat yang ia tidak sangka.” (Q.S. Al Thalaq: 2-3)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : لاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَنَاجَشُوا وَلاَ تَبَاغَضُوا وَلاَ تَدَابَرُوا وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُوْنُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَاناً. الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يَخْذُلُهُ وَلاَ يَكْذِبُهُ وَلاَ يَحْقِرُهُ.

التَّقْوَى هَهُنَا –وَيُشِيْرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ –

بِحَسَبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ، كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ

[رواه مسلم]
Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: “Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, (dia) tidak menzaliminya dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak menghinanya. Taqwa itu disini (seraya menunjuk dadanya sebanyak tiga kali). Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim atas muslim yang lain; haram darahnya, hartanya dan kehormatannya.”
(Riwayat Muslim)
﴿ أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ* الَّذِينَ آَمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ*لَهُمُ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآَخِرَةِ لَا تَبْدِيلَ لِكَلِمَاتِ اللَّهِ ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ ﴾
[ سورة يونس : 62-64]

“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.
Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. (Yunus: 62-64)

RENUNGAN

√ Taqwa letaknya adalah di Hati.

√ Firman Allah Swt.:
{إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ}
Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa. (Al-Maidah: 27)
Hanya amal sholih yg dihiasi dengan ketaqwaan lah yg akan diterima Allah.

√ Jadi tanyalah pada hatimu, amalmu hanya untuk Allah dan RasulNya semata ataukah untuk hal lain!?

√ Orang yang bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya Taqwa didalam hatinya, tidak akan merasa sedih ataupun takut akan urusan dunianya maupun akhiratnya. (seperti halnya janji Allah kepada para ulama dalam ayat tsb).

√ Bertanya-tanyalah pada hati kita, apa yang kita perbuat hari ini untuk Allah dan Rasulnya, untuk kebaikan diri kita, dan apa yg kita perbuat untuk manusia????

√ Tiada penolong selain Allah, tiada dalil selain
rasulullah, tiada tambahan kecuali taqwa, tiada amal selain sabar (dalam beramal).
Intinya, kebaikan tidak akan bisa dikatakan benar-benar baik di dunia mapun akherat jika tidak ada taqwa, keburukan tidak akan terhindarkan di dunia maupun di akherat
kecuali dengan taqwa.

√ Demikianlah bagaimana Allah memuliakan orang-orang yang bertaqwa, selain diberikan ilmu,
jalan keluar dan rizki yang tidak disangka-sangka. Orang yang bertaqwa juga diberikan tempat mulia di sisi Allah SWT.
إن أكرمكم عند الله أتقاكم (الحجرات: 13)
“sungguh sebaik-baik kalian di sisi Allah adalah orang
yang paling bertaqwa dari kalian.” (Q.S. Al Hujurat: 13)

Semoga Allah menggolongkan kita kedalam hambaNya yg sholihin dan muttaqiin. Aamiin
جعلنا الله وإياكم من عباده الصالحين المتقين. آمين.

ALLAH itu ADA

بسم الله الرحمن الرحيم

” الله موجود “

“ALLAH itu ADA”
Kadang2 kita bertindak dan berucap sesuatu yg meng-isyarat-kan seakan-akan الله itu tidak berperan atau bahkan tidak ada dalam hidup kita, ingatlah bahwa hal ini adalah SYIRIK yg samar ( meyekutukan-Nya ) yaitu menyekutukan-Nya dg akal kita. Dan SYIRIK = TIDAK BAHAGIA, krn Dia lah الله yg tidak mau di-Sekutu-kan yg memberi Kebahagiaan Nyata (Real).
Oleh krn itu Yaqin-lah dan letakkanlah الله dalam perhitungan, Tindakan & Ucapan-mu sehingga kita tidak akan tertipu oleh akal kita sendiri yg mana akal adalah ciptaan dan milik الله .
Pagi yg indah penuh Berkah
Semoga bermanfaat

we :love: Al-wafa’