Meng-Amini Do’a Non Muslim

Apa boleh kita meng Aminkan doa yg di ucapkan oleh teman group WA yang non muslim???

Menurut Imam Al Adzra’i boleh bahkan sunnah mengamini doa non muslim jika memang berdoa agar mendapat petunjuk untuk dia, dan mendapat pertolongan untuk kita. Dan tidak boleh/HAROM mengamini utk keagungan agamanya dan semisalnya..dan HARAM juga jika tidak diketahui doanya atau tdk jelas apalagi mendoakan jelek utk kaum muslimin..

Wallaahu a’lam

SUMBER:Ta’bir Hasyiyah Asy Syibramullisi ‘alaa NihaayatilMuhtaaj

- Ustadz Sofyan Harris -

Menjawab Adzan, do’a dalam keadaan Junub

Apakah diperbolehkan jika keadaan haid/junub menjawab adzan beserta do’a sesudah adzan,dan membaca Bismillah, Hamdalah, Takbir ?

Menjawab adzan ketika junub atau semisalnya di perbolehkan krn itu dzikir begitu pula mmbca bismillah atau hamdalah jika kita tdk meniatkan bacaan itu alquran..klo mmbca bismillah kita niatkan mmbca quran bukn dzikir hukumnya HARAM…Wallahu a’lam

- Ustadz Sofyan Harris -

 

Keinginan, Dari Allah atau Nafsu

Bagaimana cara kita mengetahui keinginan itu bersumber dari Alloh, atau malah bersumber dari nafsu?

Memang Dunia Merisaukan               

قال ابن عطاء الله اﻹسكندرى :

لاَ تَسْتَغْرِبْ وُقُوْعَ الْأ كْدَارِ مَادُمْتَ فِى هَذِهِ الدَّارِ فإنَّهَا ما أبْرَزَت ْإلّا ماهُوَ مُسْتَحِقٌ وَصْفِهَا وَوَاجِبُ نَعْتِهَا.

Jangan engkau heran atas terjadinya kerisauan-kerisauan selama engkau di dunia ini sebab ia (dunia) tidak menampakkan kecuali yang layak atau yg asli dari sifatnya.

تَطْلُبُ الرَّحَةَ فى دَارِ الْعَنَا ● خَابَ مَنْ يَطْلُبُ شَئاً لا يَكُنُ

Kamu meminta kesenangan di negeri yg penuh kesulitan, sia sialah seseorang yg meminta sesuatu yg tidak diciptakan oleh AllAH.

Ya AllAH berikanlah pada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di Akhirat….Amien.

Habib ali Al- Habsyi

 

HAUL SAYYID MUHAMMAD AL MALIKI + Buka Bersama

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Diumumkan kepada segenap jama’ah Al-Wafa’ bahwa aca buka bersama untukMinggu, tanggal 28 Juni 2015 DITIADAKAN, Diganti dengan tanggal 02 Juli 2015, bertepatan dengan 15 Ramadhan 1436 H, dimana Al-Wafa’ mengadakan HAUL Sayyid Muhammad Al Maliki Al Hasani. Adapun lokasi acara bertempat di JL. KH. Syafii Suci manyar Gresik, depan kantor kelurahan Suci. Acara dimulai pukul 15.30 dengan susunan acara sebagai berikut :

  • Tahlil
  • Pembacaan Manaqib (riwayat hidup) Sayyid Muhammad al Maliki
  • Ta’jil buka puasa
  • Sholat Maghrib
  • Buka Puasa
  • Pembacaan Ratib
  • Sholat Isya
  • Sholat Tarawih + Witir

Demikian pengumuman ini, mohon disampaikan kepada jamaah lainnya

wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

“Kelebihan dan kemuliaan Sholawat kepada Baginda Rasulullah SAW”

ASSALAMUALAIKUM WR.WB

Ketika Imam Sufyan ats-Tsauri melaksanakan ibadah Haji, beliau kebetulan selalu bersama dengan seorang pemuda yg tidak berdo’a apapun kecuali hanya dengan bersolawat kepada Nabi Muhammad saw. Baik ketika berada di Ka’bah, di Padang Arafah, di Mudzdalifah dan Mina, atau ketika thawaf di Baitullah, pemuda tersebut hanya bersolawat kepada Nabi Muhammad saw.

Hal inipun membuat Sufyan ats Tsauri merasa heran, dan berprasangka bahawa mungkin saja pemuda tersebut tidak menghafal dengan do’a2 yg lain.

Saat kesempatan yang tepat datang, Sufyan ats Tsauri pun berkata kepadanya dengan hati-hati :
“Wahai Sahabatku, ada doa khusus untuk setiap tempat, namun di setiap tempat aku tidak melihatmu berdo’a kecuali hanya dgn bersolawat kpd Nabi saw. Jika engkau tidak mengetahui do’a2 tersebut, perkenankanlah aku mengajarimu”.

Pemuda itu pun bertanya : “Siapakah gerangan dirimu?”.

Sufyan pun menjawab : “Aku adalah Sufyan Ats Tsauri”.

“Seandainya Engkau bukan seseorang yg ternama di seluruh negeri karena kedekatanmu kpd Allooh, niscaya aku tdk akan bercerita mengenai hal ini kpdmu”. jwb Pemuda itu setelah mengenali nama Imam Sufyan ats Tsauri.

Sebenarnya aku tahu semua do’a di setiap tempat dan aku hafal semua itu, akan tetapi izinkanlah aku bercerita, tentang apa yg terjadi padaku agar engkau mengerti maksud tindakkanku selalu bersholawat kpd Nabi saw.

Pemuda itu pun mulai bercerita : “Aku berasal dari Khurasan, tahun yg lalu aku berangkat berhaji bersama dgn ayahku, sesampainya di kota mekkah, Ayahku meninggal dalam keadaan yg menyedihkan, seluruh anggota badannya di hitamkan oleh Allah Rabbul aalamiin..

Hal ini membuat ku sangat malu kepada para jamaah rombongan yg lain, sehingga aku selalu menutupi tubuh ayahku dengan kain. Dalam hati aku minta kepada Allah agar ayahku di ampuni dosa2nya dan tidak di permalukan seperti itu. Dan sewaktu aku meratapi nasib ayahku tersebut, diantara sedar dan tidak, aku tertidur, dan bermimpi tiba2 ada seorang datang yg sangat tampan, berbau sangat harum, berwibawa dgn berpakaian putih bersih.

Orang tersebut mendekati jenazah ayahku dan membuka kain penutupnya kemudian mengusap tubuh ayahku dengan tangannya yg penuh cahaya. Sehingga jenazah ayahku yg tadinya hitam pekat, saat itu telah berubah menjadi putih bersih dan dalam keadaan tersenyum.

Setelah menutupkan kembali kain pada tubuh ayahku, orang itu pun pergi. Namun segera aku memegang jubahnya dan bertanya :
“Wahai Org sangat yg baik hati, Siapakah Engkau sehingga mau menolong ayahku?”.

Orang itupun menjawab : “Tidakkah engkau mengenaliku?”.

“Tidak” jawabku.

Orang itupun lalu berkata :
“Aku adalah Muhammad bin Abdillah (Nabi SAW), .. Ayahmu, adalah orang yg telah melampaui batas dan selalu bermaksiat kepada Allah semasa hidupnya, tetapi Ayahmu tdk pernah melupakan aku, Ia mempunyai waktu2 tertentu dan dengan istiqamah ia selalu bersolawat kepadaku.

Saat ayahmu meninggal, Ia meminta pertolonganku, Akupun datang utk membantunya, karena Aku tidak akan pernah lupa dengan siapapun yg mengingatku dan bersolawat kepadaku”.

Setelah itu, Beliau SAW pun pergi. Ketika sadar, aku mendapati ayahku, telah berubah keadaan jenazahnya seperti yg ku mimpikan itu.

Wahai Imam Sufyan ! Mulai sejak saat kejadian itulah, aku tinggalkan semua do’a2, dan aku mulai membiasakan diriku untuk selalu bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, bilapun dan dimanapun.

Sufyan ats Tsauri merasa sangat kagum, dengan apa yang di ceritakan pemuda tersebut.

Rasulullah SAW bersabda :

“Barang siapa yang lupa (tdk mau) untuk bersolawat kepadaku, maka ia telah salah jalannya untu ke syurga” ( Ibnu majah).

Di riwayat lain dikatakan : “Barang siapa bersolawat kepada Nabi SAW sekali, maka Allah Rabbul aalamiin memberinya Rahmat 10, mengampuni 10 dosanya, meningkatkat derajatnya 10x, dan menulis kebaikan untuknya 10.”

Wahai saudaraku seiman, “Adakah sesuatu yang lebih agung dari Rahmat Allah?”. Jika kita baca 10x sholawat berapa rahmat yang kita dapat? Jika 100x , jika 1000x maka berapa banyak rahmat Allah yg kita dapatkan..?

Sillaturahmi Akbar Syahrian.

Assalamualaikum wr wb.

Di beritahukan kepada seluruh Jama’ah Majlis Ratib,Maulid Dan ta’lim Al – Wafa’ Silaturahmi Akbar Syahrian 1436 H yang ke 2.
Insya’ Allah Di selenggarakan pada :
Tanggal : sabtu, 4 April 2015
Waktu : 19.00 ( Ba’da Isya )
Tempat : Masjid agung Gresik
Jl. Wahidin Sudirohusodo

Demikian Yang Dapat Kami sampaikan
wassalamu alaikum wr.wb

ASAL USUL API DI DUNIA INI

ASSALAMUALAIKUM WR.WB

 

Diriwayatkan bahwa Rasululallah SAW pernah menceritakan asal usul kejadian api di dunia ini. Setelah Nabi Adam a.s diturunkan ke dunia karena kelalaiannya, memakan buah yang dilarang oleh Allah swt. Maka ALLAH SWT memerintahkan Jibril a.s supaya mengambil api dari neraka, untuk dibawa ke dunia sebagai keperluan Nabi Adam a.s. Maka jibril a.s pun diperintahkan untuk meminta api tersebut kepada malaikat penjaga api neraka yaitu Malaikat Zabaniah.

Lalu terjadilah percakapan diantara kedua Malaikat tersebut,

Jibril :
” wahai Zabaniah,aku diperintah oleh Allah SWT untuk mengambil sedikit api dari Neraka untuk dibawa ke dunia guna keperluan Nabiullah Adam a.s.”

Zabaniah :
“seperti apa sedikit itu ?”

Jibril :
“sebesar kurma.”

Zabaniah :
“kalau sebesar buah kurma Api Neraka itu engkau bawa, niscaya akan cairlah tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi akibat panasnya.”

Jibril :
“kalau begitu berilah aku separuhnya saja dari kurma itu…”

Zabaniah :
“kalau separuhnya saja dari kurma itu kuberikan dan api neraka ini engkau letakan di dunia, niscaya tidak akan turun setetes air hujanpun dari langit dan tidak ada satupun tumbuhan akan tumbuh di bumi nanti..”

Melihat keadaan yang rumit itu maka Jibril a.s pun menghadap Allah SWT untuk mendapatkan petunjuk lagi, lalu Allah SWT pun memerintahkan supaya Jibril mengambil sebesar biji sawi saja dari api neraka untuk di bawa ke Dunia.

Maka Jibril a.s pun meminta Api Neraka sebesar biji sawi dari Malaikat penjaga Api Neraka [ Zabaniah ] tetapi karna terlalu sangat amat panas Api Neraka itu, maka harus didinginkan terlebih dahulu dengan mencelupkannya sebanyak 70x kedalam sungai di Surga dan sebanyak 70x di sungai lainnya didalam Surga.

Setelah itu Jibril a.s pun membawa api Neraka itu turun ke Dunia dan diletakan diatas sebuah bukit yg tinggi.

Tetapi setelah beberapa saat diletakan, tiba-tiba bukit itu terus meleleh maka cepat-cepat Jibril mengambil lagi api neraka tersebut dan dibawa lagi ke Neraka.

Hanya sisa-sisanya sajalah dari pecahan api neraka yg sebesar biji sawi tersebut yang terdapat didunia ini, seperti api yg sering kita gunakan untuk berbagai keperluan sehari-hari, dan juga api yg terdapat di gunung berapi di Dunia ini, dll

 

Wallahu a’laam.

SUDAH SHOLEH KAH KITA…?

ASSALAMUALAIKUM WR.WB

 

: سأل رجل أحد العلماء
هل أنا من الصالحين ؟
: فأجاب
إن كنت تدعو لوالديك فأنت منهم
لحديث (أو ولد صالح يدعو له)
!! وإن كنت تنسى والديك فلست منهم بقدر نسيانك لهم.

Bertanya seseorang kepada salah satu ulama :
Apakah saya termasuk orang sholeh?
Maka dia menjawab:  Jikalau kamu selalu mendoakan kedua orang tuamu maka kamu termasuk golongan orang sholihin karena ada hadits Rasulullah yg mengatakan ( Anak yg sholeh yg selalu mendoakan orang tuanya)

اكثروا من قول
( رب اغفر لي و لوالديّ )
: فانها تجمع بين عبادتين
.البر و الاستغفار

Perbanyaklah kalian untuk membaca doa ( Robbi ighfrli wa liwalidayya ) Tuhanku ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku, karena sesungguhnya di dalam kalimat itu menggabungkan diantara dua ibadah yaitu Istighfar dan Berbakti kepada kedua orang tua..

Wallahu a’laam.

Jamaah Al-Wafa'

Switch to desktop version